DARI TANAH MERAH JADI RUPIAH

IMG-20160606-00212

LAHAT,  AmperaSumsel – Di desa Suka Cinta Kecamatan Merapi Barat terdapat warga yang mengandalkan kehidupannya dengan berkecimpung dengan tanah merah alias tanah liat.

IMG-20160606-00209

Seperti Lukman warga desa Suka Cinta kecamatan Merapi Barat yang sudah dari kecil dirinya bermain dengan tanah liat untuk melakoni pekerjaan yang sekarang dijadikannya sebagai penghidupan untuk keluarga. dari bahan tanah merah disulapnya mejadi bata merah.

IMG-20160606-00211

Diakui Lukman, memerlukan waktu satu minggu untuk mengolah tanah merah mulai dari membuat dan menjemurnya. Setelah dijemur di lakukan proses pembakaran lebih kurang 1 bulan baru bata siap jual. “Untuk mendapatkan kualitas bata yang bagus memerlukan waktu 1 bulan lebih proses pembutannya agar bata tersebut kuat dan tahan lama kualitasnya sebab kalau prosesnya asal-asalan pasti hasil batanya kurang baik dan pembeli kecewa,” ujarnya.

Diterangkannya, dirinya memilih batu bata merah karena sangat bagus buat rumah ataupun bangunan lainnya, apalagi harganya juga terjangkau. “Harganya kan murah, berkisar 400 rupiah satuannya,” pungkasnya.

Naskah / photo (I’in)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...