TAK LAMA LAGI SUMSEL JADI GREEN SPORT CITY

PALEMBANG, Amperasumsel – Kerjasama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel), dengan IMS Ecubes AS dari Norwegia tentang menerapkan teknologi hidrogen di Jakabaring Sport City (JSC), pembangkit listrik, kendaraan berbasis hydrogen serta Smart City dapat dipastikan segera terwujud.

President Director IMS Ecubes AS dari Norwegia Aleksander Gerbec mengatakan, dalam waktu dekat akan  mewujudkan kerjasama ini, khususnya penerapan teknologi hidrogen di JSC yang akan digunakan pada Asian Games 2018 mendatang. Pihaknya mengapresiasi keputusan Gubernur Alex Noerdin yang telah membuka peluang besar bagi pihaknya dan Pemerintah Norwegia untuk mengembangkan teknologi ini sekaligus menjadikan JSC sebagai etalase yang siap dilihat seluruh dunia. “Yang menjadi prioritas adalah menerapkan teknologi hidrogen yang akan digunakan pada pelaksanaan Asian Games. Untuk smart city sendiri terdiri berbagai macam seperti lampu jalan menggunakan teknologi LED, CCTV dan lain-lain,” ungkap  President Director IMS Ecubes Aleksander Gerbec saat menggelar audensi bersama Gubebrnur Sumsel Alex Noerdin di Griya Agung Palembang, Selasa (16/8).

Dalam kesempatan ini, Aleksander Gerbec juga memaparkan tentang konsep smart city yang diaplikasikan pada Asian Games 2018 mendatang. Menurutnya, smart city sendiri memiliki kelebihan seperti konsumsi energi yang lebih hemat, meminimalisir perawatan, jaringan wifi internet, meminimalisir polusi udara, kemacetan juga cctv kemanan. Semua sistem itu akan terintegrasi satu sama lain dalam smart city.“Smart city sudah digunakan di Mekkah, Riyadh. Yang menggunakan sistem ini salah satunya Jembatan Penang Malaysia,” ujarnya.

Sementara, Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, dengan kerjasama  Hidrogen Society, Sumsel bukan hanya akan menjadi ikon di Indonesia namun juga dunia sebagai green sport city sekaligus etalase penerapan teknologi hidrogen kedua di dunia, setelah London.

Satu-satunya negara yang lebih berambisi dari Sumsel dalam menerapkan teknologi ini adalah Jepang. Pada 2030, Jepang menargetkan seluruh kendaraannya sudah menggunakan bahan bakar hidrogen yang nol emisi. “Setelah proyek ini selesai kita akan memberikan kesempatan kepada Pemerintah Norwegia untuk berinvestasi di bidang energi matahari dan geotermal yang lebih besar pasca Asian Games,” pungkas Alex. (JH)