6 PELAJAR TERJARING RAZIA, BUPATI LAHAT “BERANG”

LAHAT, AmperaSumsel – Tadi malam jajaran Porles Lahat bersama TNI dan Satuan Pol PP Lahat gelar razia penyakit masyarakat (Pekat) secara gabungan. Termasuk juga melakukan razia kendaraan, senjata tajam, Narkoba, Warung Remang- remang dan minuman keras (Miras). Razia ini dilaklukan atas perintah langsung dari Bupati Lahat, H.Aswari Rivai SE.

Razia tersebut diawali dari kawasan Kecamatan Kota Lahat, diteruskan ke kawasan kawasan lain yang memungkinkan terjadinya Pekat. Alhasil, dalam razia tersebut sebanyak 30 orang yang terjaring, yang diantara terdapat 6 orang pelajar SMA dan SMK yang ada di lahat. Dimana 6 pelajar ini tertangkap saat menikmati House Musik di Cafe Pesona Bintang (PB) Kota Raya. Kesemuanya kemudian dibawa dan diserahkan langsung ke hadapan Bupati Lahat, guna mendapat nasehat dan bimbingan dari H. Aswari, Minggu (18/9).

Setelah tiba di rumah dinas Bupati Lahat, ke 6 pelajar ini di kawal oleh Kabag Ops Polres lahat dan disaksikan oleh orang tua. Kendati terlihat marah besar terhadap kelakukan ke enam pelajar ini, namun H. Aswari tetap memberikan wejangan sebagai nasehat pada para tunas bangsa ini.

“Mau jadi apo kalian ini. Apa kalian tidak sayang pada orangtua, apa yang kalian perbuat ini sangat berdosa. Saya sudah pesankan kepada anak pelajar, siapa yang tertangkap langsung serahkan sama saya. Kalau kalian ini dak bertobat kalian akan hancur, kalian ini generasi di Kabupaten lahat. Kalian ini sudah merasa hebat dan bangga dengan minuman keras, merokok..? Kalian salah besar. Kak wari sayang dengan rakyat, apa lagi sama anak – anak. Bukan saya marah, tapi saya sayang pada mereka ini,” tegas Aswari dihadapan Plh Sekda, Kabag Ops Polres Lahat, Sekretaris Dinas Pendidikan dan kepala sekolahnya, sembari mengucap terima kasih kepada pihak Polres Lahat, Pol PP dan TNI dan juga mengapresiasi kerja tim gabungan razia Pekat pada malam ini.

Kepada orangtua enam oran pelajar yang terjaring razia ini, supaya selalu waspada dan menjaga setiap gerak gerik anak anak mereka. Sebab, kata Aswari. Kalau meraka ini terjaring razia lagi,maka meraka tidak diberi ampun. “Langsung saja kita berhentikan mereka dari sekolah meraka masing – masing. Kalian harus buat perjanjian, selama satu bulan ini tidak boleh keluar rumah pada malam hari,” pesan Aswari dihadapan orang tua 6 pelajar ini.

Sementara Kapolres Lahat, AKBP, Rantau Isnur Eka, SIK melalui oleh Kabag Ops Polres Lahat saat ditanya pewarta terkait razia tadi malam mengatakan, bahwa pihaknya bersama tim yang lain melakukan razia di warung – warung minuman dan jalan – jalam raya, guna menertibkan lalulintas dijalanan, dan juga kami mendapatkan 30 orang yang terjaring razia serta diantaranya ada 6 pelajar dari SMK PGRI 2 Lahat, Muhamdiyah Lahat, Santo yosef Lahat, NU dAN Lahat. Mereka kita temukan di Cafe Pesona Bintang dan langsung kita bawa ke Mapolres lahat, guna di periksa,” ucap Kabag Ops.

Photo/Naskah : (Prima)

Editor                   : (UJANG, SP)