Home / SUMSEL RAYA / Pagar Alam / Awasi Penyalahgunaan Senpi Dinas

Awasi Penyalahgunaan Senpi Dinas

* Anggota Jalani Psikotes

PAGARALAM, Ampera Sumsel – Polres Pagaralammengantisipasi mengenai penyalahgunaan senjata api (Senpi) yang dipegang sejumlah anggotanya.Salahsatu caranya adalah melakukan tes psikologi. Pasalnya, senjata api yang dipegang anggota, bakal ditarik, jika tak lulus tes psikologi. Kamis (22/9).

Tes psikologi ini dilakukan, kemarin, di aula barak Dalmas. Terlihat puluhan personel sejumlah satuan jalani tes psikologi tahap II. Psikotes dibuka Kapolres Pagaralam, AKBP Pambudi SIk,diwakili Wakapolres Pagaralam, Kompol Ernawan SH didampingi perwakilan Polda Sumsel, Kompol Endang Mustika Wati (Psikolog).

“Tidak serta merta, anggota yang lulus psikotes langsung secara mutlak bisa mendapatkan izin menggunakan senjata api dinas. Masih ada monitoring perilaku anggota yang dinilai oleh pimpinannya langsung, meliputi kehidupan sehari-hari dari anggota tersebut,” ujar Wakapolres.

Ernawan juga menyebutkan, banyaknya kejadian tentang penyalahgunaan senjata api oleh oknum petugas di lapangan. Untuk itu, penting dilaksanakan psikotes.

“Melalui  psikotes ini, terbentuk mental setiap anggota Polisi pemegang senjata api yang benar-benar siap dan stabil saat memegang ataupun menggunakan senjata api dinas. Jika anggota yang bersangkutan sedang memilik masalah keluarga atau masalah dengan pihak lain, walaupun hasil psikotesnya lulus, tidak akan diijinkan memegang senjata api dinas, karena dapat membahayakan,” jelasnya.

Ditambahkan, Ps Paur Humas, Bripka Paino SE, dalam Peraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2007,  dijelaskan setiap anggota Polri yang memegang senjata api dinas ditentukan sesuai hasil psikotes. Dimana harus memiliki kriteria yang meliputi penyesuaian diri, pengendalian diri, stabilisasi emosi, dan daya tahan stres.

“Tujuan dilaksanakan tes psikologi yang diselenggarakan Bagian Psikologi, Biro Sumber Daya Manusia, Polda Sumsel ini untuk mengetahui tekanan emosi, ketahanan dan kecerdasan dari masing-masing anggota calon pemegang senjata api. Dari hasil tersebut, dapat diketahui layak atau tidaknya seorang anggota Polri dalam hal penggunaan senjata api dinas,” ujar dia seraya mengatakan tes psikologi calon pemegang senjata api dilakukan rutin 6 bulan sekali. (ald)

Check Also

KEDAI PEMPEK FIRA SEDIAKAN MENU BARU PINDANG MERANJAT

Laporan : Aceng GEMAS – PAGARALAM Pempek Fira yang selama ini dikenal dengan menu andalan …

DALAM MENJAGA KESTABILAN HARGA, PEMKOT PAGARALAM ADAKAN PASAR TANI

Laporan : Aceng GEMAS – PAGARALAM Adanya pasar tani yang menampung harga jual Hortikultura petani …

WAKO PAGARALAM LANTIK 161 ASN DI LINGKUNGAN PEMKOT

Laporan : Aceng GEMAS – PAGARALAM Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni,SH Kamis 01/10/2020 Lantik dan …

WAKO PAGARALAM : TIDAK ADA TAWAR MENAWAR BAGI TAK MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN COVID-19

Laporan : Aceng GEMAS – PAGARALAM Setelah terbentuknya Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 …

WAKO PAGARALAM PRAKTEKKAN LANGSUNG CARA STEAK KOPI

Laporan : Aceng GEMAS – PAGARALAM Walikota Pagaralam Alpian Maskoni SH melakukan Steak Perdana kopi …