Unit Transfusi Darah RSUD Kewalahan

* Minim Pendonor Sukarela

PAGARALAM, Ampera Sumsel – Minimnya pendonor sukarela aktif yang menyumbangkan darahnya ke bank darah, membuat Unit Tranfusi Darah (UTD) RSUD Besemah Pagaralam cukup kewalahan memenuhi permintaan dari sejumlah pasien yang membutuhkan.

“Bank darah di UTD RSUD Besemah Kota Pagaralam kerap kekurangan darah setiap harinya. Hal ini dikarenakan pendonor sukarela yang rutin menyumbangkan darahnya tidak banyak. Bahkan terdaftar hanya ada sekitar 15 orang saja,” ujar Kepala UTD Candralika, kemarin.

Diakuinya, dari jumlah pendonor sukarela ini, kantung darah yang dikumpulkan hanya bisa dilakukan setiap 3 hingga 6bulan sekali. Sementara permintaan setiap bulannya, pasien di RSUD Besemah meminta sekitar 200 kantung darah berbagai jenis golongan.

“Permintaan kantung darah ini didominasi oleh pasien cuci darah, sebagian lagi pasien di kebidanan dan lainnya,” katanya.

Tak jarang pasien cukup kesulitan untuk mendapatkan, jika stock darah kosong di bank darah yang ada di UTD.

“Jika stok darah kosong di bank darah, kita anjurkan darah bisa dicari dari pihak pendonor keluarga pasien itu sendiri,” terangnya

Kondisi ini, pihaknya mengajak masyarakat untuk berperan aktif sebagai pendonor untuk disumbangkan kepada mereka yang membutuhkan.

“Sejauh ini, alternatif kantung darah selain pendonor sukarela atau pendonor keluarga juga sumbangan dari aksi bakti sosial dari solidaritas sejumlah instansi atau organisasi yang peduli untuk menyumbangkan darah mereka,” pungkasnya. (ald)