Belum Mampu Mengcover Banyak Sekolah

* Suntikan Rehab Sekolah hanya Rp 1 Miliar

 

PAGARALAM, Ampera Sumsel – Rencana rehab fasilitas pendidikan di tahun ini, salahsatunya ruang belajar, sepertinya belum mampu mencover banyak sekolah. Pasalnya, bantuan yang dikucurkan pusat, melalui dana alokasi khusus (DAK) hanya Rp1 miliar. Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, angkanya merosot tajam. Parahnya, di 2015 lalu, sekitar Rp17,2 miliar bantuan dimaksud tak diserap sama sekali.

Kepala Dinas Pendidikan, Dra Kun Widayatsari, melalui Kabid Dikdasmen, Akhmad Nuzirwan mengakui, untuk tahun 2016 rehab sekolah-sekolah yang ada di Kota Pagaralam hanya mendapat Rp1 miliar.

“Jumlah ini dibagi lagi, sekitar Rp 600 juta untuk rehab fisik ruang belajar. Sisanya, Rp400 juta untuk pengadaan alat peraga menunjang pembelajaran di sekolah,” beber Nuzirwan kepada Senin (26/9)

Dengan jumlah bantuan DAK sekolah ini, pihaknya kata Nuzirwan akan lebih selektif lagi mengucurkan dana ini ke sekolah-sekolah.

“Sudah pasti skala prioritas, sekolah mana saja yang benar-benar layak menerima untuk rehab ruang belajar,” katanya seraya mengatakan, realisasi DAK ini akan dilakukan pada anggaran belanja perubahan (ABT).

Jauh berkurangnya suntikan rehab sekolah yang diterima tahun ini, dikarenakan adanya perubahan kebijakan pusat. Dalam hal ini adanya pengurangan anggaran.

“Yang jelas bukan hanya dialami di Kota Pagaralam saja. Sama halnya juga dengan kabupaten/kota lainnya,” aku Nuzirwan.

Dirinya tak menampik, kondisi bangunan sekolah yang ada di Kota Pagaralam masih ada yang perlu bantuan rehab. Bahkan sekolah yang masih kekurangan ruang belajar. Untuk diketahui, Kota Pagaralam gagal total menyerap DAK senilai Rp17,2 miliar di tahun 2015 lalu.  (ald}