Tinaju Jembatan, Bupati dan Sekda Lahat Sambil Lepas Bibit Ikan

LAHAT, Ampera Sumsel – Sehubungan dengan berlanjutnya pembuatan jembatan gantung di Desa Pagar Alam, Kecamatan Pagar Gunung, Kabupaten Lahat yang menggunakan Anggaran Dana Desa tahun 2016. Maka hari ini, Selasa (11/10) H. Saifudin Aswari Riva’i, SE, selaku Bupati Lahat meninjau langsung lokasi pembuatan jembatan gantung di Desa Pagar Alam.

Dalam peninjaunnya yang diikuti oleh Sekda Lahat H. Nasrun Aswari, Dandim serta para jajarannya ini, disambut langsung oleh Camat Pagar Gunung, Polsek Pulau Pinang, Koramil dan seluruh Kepala Desa Pagar Gunung, para Kepala Sekolah dan masyarakat Desa Pagar Alam.

Selain meninjau pembuatan jembatan gantung, Bupati juga bersama Sekda dan rekan yang lain melepaskan ikan di sungai Sam di Desa Pagar Alam. Cik Ujang (46), selaku masyarakat Desa Pagar Alam mengatakan, merasa senang sekali karena di desanya sudah kedatangan orang nomor 1 di Kabupaten Lahat.

“Saya sangat senang sekali atas kedatangan Bapak Bupati dan Sekda yang sudah menyempatkan waktunya untuk meninjau jembatan gantung, dan melepaskan ikan di sungai air sam kami”, katanya

Selain itu, dia juga ucapkan terima kasih banyak atas kepedulian Bupati serta Sekda dan kerabatnya terhadap masyarakat desa yang terpencil.

“Saya mewakili masyarakat Desa Pagar Alam mengucapkan terima kasih banyak dengan pak Aswari dan Pak Nasrun, yang telah datang di desa kami dan juga membawa kerabatnya yang lain,” ucapnya mewakili masyarakat pagar Alam.

Sementara H. Aswari saat melakukan peninjauan di lokasi pembangunan jembatan mengatakan, bahwa kondisi jembatan sudah standar, menggunakan material yang sesuai dengan yang di harapkan.

“Bagus ini, besi sudah pakai besi bagus dan bangunannya kuat”, ucap H. Aswari, dihadapan masyarakat.

Mengenai bibit ikan yang dilepas di Sungai Asam, Bupati Lahat ini berpesan agar warga dapat menjaganya.

“Ikan ini jangan di racun, jangan di tangkapi sebelum sebelum ikannya besar. Rawatlah, nanti kalau sudah besar ikannya bisa di panen secara bersama sama,” pesan dia (Prima)