Home / Hukum & Kriminal / Curi Sabun Dan Shampo, IRT Ditangkap Polisi

Curi Sabun Dan Shampo, IRT Ditangkap Polisi

PALEMBANG, Ampera Sumsel – Lantaran tak punya uang, dan Hanya memiliki uang pas-pasan untuk membelikan sang anak sabun dan shampo untuk mandi, akhirnya Mutia (26), warga Jalan Syech Abdul Somad, RT 02 RW 01, Kelurahan 23 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, malah nekat mencuri beberapa sabun dan shampo bayi dikawasan pusat perbelanjaan Ramayana di Komplek Ilir Barat Permai.

Aksi mencuri sabun dan shampo bayi ini, diketahui oleh sekurity supermarket tersebut. Awalnya, Mutia tidak mau mengakui bila ia telah memasukan beberapa botol sabun dan shampo ke dalam tas yang telah dibawanya. Namun, saat digeledah Mutia tidak dapat berkutik karena terbukti di dalam tasnya ditemukan ada beberapa botol sabun dan shampo bayi.

“Aku sudah pernah mencuri sabun dan shampo pak, tapi empat bulan yang lalu. Tetapi karena ketahuan dan kami damai dengan pemilik toko jadi aku lepas tidak dipenjara. Sekarang mencuri lagi, karena uang tidak cukup untuk membelinya,” ujarnya saat diamankan di Polsek IB I Palembang, Sabtu (5/11).

Ibu dua anak ini mengaku, jika ia hanya diberi suaminya uang pas-pasan untuk makan saja. uang yang selalu diberikan sang suami kurang untuk membeli perlengkapan mandi sang anak. Begitu pula untuk membeli kebutuhan bayi lainnya, makanya terpaksa mencuri karena anaknya yang kedua baru berumur empat bulan.

Jadi, ia terpikir untuk melakukan pencurian di supermarket saat dirinya berada di sana. Namun, baru memasukan sabun dan shampo ke dalam tas yang dibawanya ternyata dilihat sekurity disana.

“Aku cuma ingin anak bisa pakai sabun dan shampo. Ingin membeli tapi uang tidak cukup, jadi caranya seperti itu,” pungkasnya.

Kapolsek IB I Palembang AKP Handoko Sanjaya menuturkan  pihaknya mendapat laporan dari security Ramayana ada pelaku pencurian yang berhasil diamankan. Dari laporan tersebut, pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Polsek IB I Palembang.

“Tersangka ini juga hendak berupaya kabur ketika diperiksa, alasannya karena ingin menyusui anaknya. Tetapi karena kesigapan petugas akhirnya Mutia berhasil kami amankan kembali, alasannya payudaranya bengkak karena belum menyusui, itu tidak masuk akal. Kami minta bawa anaknya kemari, tetapi dia tidak mau,” ungkapnya. (Editor: Jon Heri )

Check Also

TRUK HOLLING HANTAM RUMAH WARGA, SATU TEWAS SATU KRITIS

Laporan : Hendry GEMAS – LAHAT Satu unit truk Holing pengangkut batu bara menabrak rumah …

YULIUS : SESALKAN PENGELOLAAN DAN ADMINISTRASI DANA DESA HAMPIR SAMA TIAP DESA

Laporan : Dedi S GEMAS – MUARAENIM Perangkat Desa selalu ikuti kegiatan bimtek pengelolaan Dana …

DARI 18 PESERTA UKW KE-31 PWI SUMSEL HANYA 13 PESERTA YANG LOLOS

Laporan : Release SMSI GEMAS – PALEMBANG Setelah melalui rangkaian ujian selama dua hari, akhirnya …

PWI SUMSEL GELAR UKW KE-31 YANG DIIKUTI 18 WARTAWAN

Laporan : Tim GEMAS – PALEMBANG Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan kembali menggelar …

BANDIT ASAL EMPAT LAWANG KEOK DI TANGAN TIM TATAIKA 72 POLSEK PAU PAGARALAM

Laporan : Aceng GEMAS – PAGARALAM Kapolres Pagar Alam AKBP Dolly Gumara,SIK Didampingi Kapolsek Pagar …