‎Disperindag Lahat Siap Bangun UPTD Metrologi

*Saat Ini Terkendala Peralatan dan SDM,  Tera Perusahaan Miliki Alat Ukur

 

LAHAT, Ampera Sumsel  – Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Rivai SE melalui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag), Fikriansyah SE Msi menyebutkan, bahwasanya berdasarkan Undang-undang (UU) No 23, memang untuk pelimpahan peneraan dari Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) diserahkan ke kabupaten/kota. Sedangkan untuk Kabupaten Lahat begitu uga daerah lain rasa-rasanya belum siap. Selasa (8/11)

“Untuk pembangunan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Metrologi dibentuk 2016, sudah diajukan sehubungan perubahan struktural organisasi, tetap sama dengan kabupaten/kota, terkendala pada Sumber Daya Manusia (SDM), bertugas sebagai penera, pengamat tera dan fungsional,” ungkap Fikriansyah seraya mengucapkan, untuk peralatannya sendiri tidak punya banyak untuk nera pom bensin, tangki mobil pertamina, serta timbangan di perusahaan tambang-tambang.

Ia mengungkapkan, peralatannya harus komplit, relatif canggih dan membutugkan dana besar, padahal pihaknya sudah menganggarankan menyekolahkan SDM ke Bandung, sampai saat ini sudah diedarkan ke masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) belum ada yang berminat.

“Semuanya dibayarkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lahat. Tapi langkah kedepan di bulan ini melakukan koordinasi ke Direktorat Jenderal (Dirjen) Metrologi di Bandung sesuai surat Disperindag Provinsi Sumsel, perusahaan atau pengusaha yang memiliki alat ukur,” jelas Fikriansyah.

Fikriansyah menyampaikan, apabila kabupaten/kota belum siap lakukan tera agar berkoordinasi dengan Dirjen Metrologi, jajarannya akan berkonsultasi agar dibantu peralatan dan SDM. Untuk PT Pertamina menjamin distribusi bahan bakar minyak (BBM) tidak akan terhambat dikarenakan tera.

“Pertamina akan koordinasi dengan Disperindag Lahat tidak tera, hanya saja tetap dilakukan pengawasan, efektif akan dari kementerian tahun depan, paling memungkinkan koordinasi ke Kota palembang relatif siap,” pungkasnya. (Prima)