Ratusan Mahasiswa Diberi ‘Wejangan’ Tentang Bahaya Narkoba

/// Dengan Gaya Khas Maman Suherman Penulis dan Kriminolog Jakarta

 

 

LAHAT, Ampera Sumsel – Bahaya akan penyalahgunaan narkoba belakangan memang begitu mengkhawatirkan. Demi upaya pencegahan, kemarin sore (21/11), sekira pukul 15.00 wib, dipendopoan rumah dinas bupati, dilaksanakan sosisalisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

Tampil sebagai pembicara, penulis, kriminolog, dan juga pengisi acara Indonesia Lawak Klub (ILK), Maman Suherman. Dimana, sebagai pesertanya yaitu ratusan perwakilan mahasiswa dari universitas ataupun sekolah tinggi di kota Lahat.

Dalam jabarannya Maman mengawalinya dengan memberikan gambaran, bahaya narkoba di Indonesia. Dimana 33 sampai 40 orang meninggal per harinya, karena narkoba. Jadi ini sudah statusnya gawat.

“Terima kasih kepada bupati Lahat,  ini data dari BNN selama lima tahun terakhir. Jadi kami bangga ada pemimpin yang peduli akan hal ini,” beber Maman.

Dirinya meminta kepada mahasiswa dan mahasiswi untuk membantu pemerintah untuk perangi narkoba di Lahat dan di Indonesia. Bahwa narkoba ini sangat bahaya bagi generasi muda yang ada.

“Jangan ragu nyatakan perang terhadap narkoba. Lebih baik alihkan ke yang lain, seperti membaca atau olahraga,” tukasnya.

Terpisah, bupati H Saifudin Aswari Rivai SE mengatakan terima kasih kepada narasumber, Maman Suherman yang besedia bersosialisasi tentang pencegahan narkoba di lahat.

“Saya mendukung kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba ini, saya terimakasih kepada mahasiswa di lahat untuk ikut hadiri acara ini. Mari kita sama sama nyatakan perang dengan narkoba,”ucap Aswari.

Usai Sambutan, Aswari, didampingi oleh Ketua PKK, Dandim 0405, Sekda Lahat untuk memberikan bantuan Buku secara simbolis dengan Komunitas Huma Baca Ayek Lematang (Humba) yang disematkan oleh Ketua PKK Lahat.

“Saya terima kasih kepada kepala dinas untuk membantu para pemuda, saya berpesan kepada mahasiswa untuk menjahui narkoba. Lebih baik ayo kita ikut baca buku,” ujar Aswari lagi. (Prima)