Oknum Pegawai Tidak Bertangung Jawab Membuat Citra Buruk RSUD Lahat

/// Wow!!! Karyawan RSUD ini Mempertidak Pasien Dengan Mengatakan “Kalau Berobat Pakai KK Masih Miskin Dak Usah Sombong Berobat Disini”.

 

LAHAT, Ampera Sumsel – Selasa (29/11) kembali, satu lagi oknum pegawai tidak bertanggung jawab membuat citra buruk RSUD Kota Lahat, sebagai pegawai yang seharusnya memberikan kenyamanan  serta pelayanan terbaik kepada pasien, tidak didapat oleh pasien yang datang jauh – jauh dari salah satu kecamatan yang jauh dari kota Lahat.

Karyawan yang tak pantas untuk di contoh tersebut berinisial FRD (40) yang melayani bagian kelengkapan Administrasi pasien, entah apa yang melatar belakangi pegawai tersebut sehingga  ia bisa berkata kasar layaknya seperti orang yang tidak berpendidikan.

Sebut saja Aisya (45) warga dari kecamatan kikim barat, yang seyokyanya mendapatkan hak pelayanan terbaik tapi tidak demikian yang ia terima, kenyataan pahit harus diterima karena dibentak – bentak oleh oknum pegawai tidak bertanggung jawab tersebut.

Kejadian bermula ketika Aisya menanyakan dengan sopan, mengapa berkas yang sudah ia berikan lebih dulu hingga hampir lebih dari tiga jam belum terurus sedangkan berkas yang baru masuk sudah langsung dilayani.

“Maaf bu aku lah dari pagi tadi ngasike berkas tigo jam lalu, ngapo berkas kami belum didulukan terus ngapo ibu yang tadi lah duluan dapat berkasnyo padahal baru bae,” ucap Aisyah, sambil menunjuk kearah keluarga pasien tersebut.

Salah seorang dari Wartawan media On Line yang kebetulan pada saat itu sedang berada ditempat, menanyakan perihal tersebut, ada apa..? serta apa yang sedang terjadi.

Tapi dengan nada kasar oknum tersebut membentak dan berkata, jangan ikut campur sambil menanyakan identitas wartawan tersebut, kalau cuma pake kartu keluarga jangan sombong berobat disini (RSUD Lahat.red).

“Dak usah ikut campur, kau wartawan siapo namo kau, nak ngapo kau ikut campur, keluargo aku banyak di Lahat ni, kalu berobat pake KK masih miskin dak usah nak sombong berobat disini,” katanya, dengan suara kasar.

Karena merasa kelurganya orang terpandang berpangkat istilahnya, Frd dengan suara kasar dan menantang berkata, tidak senang silakan mengadu kepada Direktur RSUD Lahat (Laela Kholik.red).

“Aku idak takut nak ngadu – ngadulah, direktur ado dipucuk samo sekali aku dak takut,” tukasnya.

Miris memang seharusnya FRD tersebut paham, atas apa yang telah diatur oleh manajemen RSUD Lahat tentang  hak dari pada pasien, yang mempunyai hak mendapat pelayanan yang baik, di intansi rumah sakit.

Karena RSUD Lahat, memang diperuntukan serta diamanatkan untuk melayani masyarakat Lahat yang membutuhkan perhatian dan pelayanan medis.

Ditemui diruangannya direktur RSUD Lahat, dr. Laela Kholik berkata, dia menyesalkan kejadian ini kembali terulang dan meminta maaf kepada pasien yang telah mendapatkan perlakuan kasar di RSUD Lahat

“Saya menyesalkan kejadian ini harus terulang lagi, saya selaku direktur disini memohon maaf atas perlakuan yang kurang mengenakan yang didapat oleh pasien,” pungkasnya.

Laela juga dengan tegas berkata, akan menindak oknum pegawai yang tidak bertanggung jawab tersebut dengan cara menonaktifkanya dari job jasa pelayanan.

“Saya akan menindak tegas oknum pegawai RSUD yang tidak bertanggung jawab tersebut dan akan saya SK kan non job mulai besok, jadi dia tidak ada hak jasa pelayanan,” tegasnya.

Naskah/photo     :Sudar

Editor                    : Prima