Cuaca Ekstreme, Pendaki Diimbau Berhati-Hati

PAGARALAM,  Ampera Sumsel – Seiring kondisi cuaca ekstreme menyelimuti kawasan puncak Gunung Api Dempo (GAD), Pos Pemantau GAD mengimbau kepada masyarakat, khususnya pecinta alam, untuk berhati-hati saat akan melakukan pendakian ke puncak Gunung Api Dempo. Hal ini diungkapkan Ketua Pos Pemantauan GAD Kelurahan Dempo Makmur, Kecamatan Pagaralam Utara, Mulyadi, kemarin. Kamis (1/12). 

“Saat ini kondisi GAD tengah mengalami cuaca ekstreme disertai angin kencang dan hujan yang terus-menerus, yang diketahui berdasarkan pemantauan visualisasi langsung di kawasan Merapi dan puncak gunung Dempo,” katanya.

Sambungnya, kondisi cuaca ekstreme tersebut tentunya sangat membahayakan bagi para pendaki. Untuk itu, diharapkan sementara waktu ini para pendaki dapat lebih waspada terhadap kondisi cuaca yang tengah terjadi, sambil menunggu kondisi cuaca normal karena sudah pasti diyakini bila dipaksanakan akan sangat membahayakan dan akan timbul korban jiwa.

“Selain melakukan pemantauan secara visualisasi, di kawasan puncak dan kawah Merapi, kami juga melakukan pemeliharaan dengan memeriksaan langsung alat pemancar seismograf, sambil mengganti baterai aki yang sudah lemah,” ujarnya.

Sementara itu, sambung Mulyadi, aktivitas kegempaan Gunung Api Dempo (GAD) terpantau terus menurun, bahkan hingga nihil kegempaan sepekan terakhir di November 2016, berdasarkan rekapitulasi data rekaman kegempaan alat seismograf di Pos Pemantau Gunung Api Dempo, Kelurahan Dempo Makmur.

“Sementara ini kondisi gunung aman. Namun ke depan, kondisi kegempaan GAD belum dapat dipastikan apakah mengalami penurunan atau sebaliknya malah ditingkatkan statusnya. Pasalnya, kalau alam tidak bisa diprediksi, sedangkan kita hanya sebatas melakukan pemantauan berdasarkan alat yang ada,” terangnya. (Dian)