Warga Pagaralam Tewas Tertimpa Pohon Tumbang

PAGAARALAM, Ampera Sumsel – Angin kencang yang melanda wilayah Kota Pagaralam dlaam dua hari terakhir ini  tidak hanya merusak sejumlah bangunan dan merobohkan pohon-pohon. Bahkan  memakan korban jiwa atas nama Renaldi (17) Warga Talang Kelapa, Kelurahan Tumbak Ulas, Kecamatan Pagaralam Selatan, meninggal dunia setelah tertimpa pohon kayu jenis akasia, saat melintas di jalan Talang Ayik Betung, Padang Karet, Kelurahan Besemah Serasan, Sabtu sore.

Informasi yang dihimpun koran ini,pada saat kejadian korban mengendarai sepeda motor dari Desa Talang Mekenang menuju Simpang Padang Karet,  pada saat melintasi tempat kejadian perkara (TKP), sekitar Talang Ayik Betung tiba-tiba angin kencang yang disertai hujan deras.

Kemudian disusul dengan robohnya salah satu pohon yang langsung menimpa korban, karena saat itu sedang melintas disekitar TKP.

“Memang kejadian korban Renaldi tertimpa pohon saat angin kencang terjadi sabtu kemarin. Kebetulan korban akan pulang ke rumah di Pagaralam dari Desa Talang Mekenang, saat melintasi jalan Talang Air Betung angin kencang disertai hujan deras terjadi, saat itulah pohon roboh,” kata Sardi salah seorang kerabat korban.

Ia mengatakan, korban saat itu mengendari sepeda motor dan akan pulang ke rumah di Talang Kelapa, tiba-tiba angin kencang yang merobohkan pohon menimpa almarhum.

Kapolres Kota Pagaralam AKBP Pambudi SIK melalui Kolsek Pagaralam Selatan Iptu Subra Nurul mengatakan, memang ada korban tertimpa pohon saat angin kencang terjadi sore kemarin yaitu Renaldi warga Dusun Talang Kelapa Kelurahan Tumbak Ulas.

“Korban saat itu sedang melintasi jalan sekitar Air Betung tidak jauh dari lokasi Tempat Pembuangan Akhir ( TPA) Simpang Padang Karet. Di sekitar yang dilalui korban memang disisi kiri kanan jalan sebagian besar banyak pohon-pohon besar,” ungkapnya.

Dikatakannya, setelah kejadian korban langsung dievakuasi ke rumah duka di Talang Kelapa.

“Dua hari terakhir  angin kencang disertai hujan deras terjadi di Pagaralam, bahkan sempat merobohkan sejumlah pohon besar dan termasuk yang menimpa korban,” ungkapnya.

Dihimbau agar warga bila terjadi angin kencang untuk menghindari bangunan tua dan berteduh di bawah pohon besar, karena rawan toboh. “Saat angin kencang terjadi cukup banyak pohon roboh dan atap rumah warga rusak atau terlepas,” pungkasnya. (Dian)