Kajari Lahat Bagikan Stiker Dan Bungga Di Jalan

/// Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional 2016

 

LAHAT, Ampera Sumsel – Korupsi. Merupakan ‘penyakit’ utama penghalang jalan dan suksesnya pembangunan, dimanapun itu, tak terkecuali di Indonesia. Untuk itu, di momen peringatan hari anti korupsi internasional 2016, Jumat (9/12) benar benar disikapi khusus.

Di lingkungan Kejaksaan Negeri (kejari) Lahat juga diperingati bersama. Dimana seluruh jajaran keluarga besar Adhiyaksa melaksanakan apel dan mendengar arahan Jaksa Agung RI.

“Bersih hati, tegak integritas, kerja profesional untuk Indonesia tangguh adalah harapan bersama, dimomen tahun ini. Mari sama sama kita sikapi bersama,” beber Kajari Lahat, Helmi W SH MH, dalam pembacaan arahan Kajagung.

Dilanjutkannya, untuk wilayah Lahat sendiri untuk kasus korupsi pihaknya mendata ada 3 perkara dalam tahap penyidikan, 2 perkara masuk tahap penuntutan, dan 4 perkara masuk tahap ekspose di tahun 2016.

“Sementara, uang pengganti ke kas negara berjumlah Rp.50 juta, dan denda mencapai Rp.200 juta,” pungkas Helmi lagi.

Kedepan, pihaknya akan terus berupaya dan menjalin koordinasi dengan berbagai pihak dan elemen. Diantaranya dengan mengadakan program jaksa masuk sekolah, MoU bersama pemkab guna mengantisipasi tindak pidana korupsi.

“Minimal kedepan bisa lebih mengupayakan pencegahannya,” ujar Helmi.

Setelah melaksanakan apel dan upacara, jajaran keluarga besar Kejari Lahat bersama sama turun kejalan raya dan membagi bagikan stiker ajakan penolakan korupsi, serta pembagian bunga ke pengendara umum. (Prima)