TNI AD Diingatkan Kembali Amanat Jenderal Besar Soedirman

PALEMBANG, Ampera Sumsel  – Sekitar seribu personil Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), dari setiap satuan diingatkan kembali amanat Jenderal Besar Soedirman. Amanat itu disampaikan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Sudirman selaku inspektur dalam upacara parade peringatan Hari Juang Kartika tahun 2016 di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Kamis (15/12).

Pada peringatan tersebut mengambil tema melalui hari juang kartika kita mantapkan jati diri TNI AD dan kemanunggalan TNI-masyarakat, guna mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian.

Dalam amanat Jenderal Besar Soedirman, Robek-robeklah badanmu, potong-potonglah jasadku, tetapi jiwaku yang dilindungi benteng Merah Putih akan tetap hidup, tetap menuntut bela, siapapun lawan yang dihadapi. Tentara bukan merupakan suatu kalangan diluar masyarakat, bukan suatu kasta yang berdiri diatas masyarakat.

Tentara hanya mempunyai kewajiban satu ialah mempertahankan kedaulatan negara dan menjaga keselamatannya, sudah cukup kalau tentara takut memegang kewajibannya itu. Lagi pula sebagai tentara, disiplin harus dipegang teguh tunduk kepada pimpinan atasannya, dengan ikhlas mengerjakan kewajibannya tunduk kepada perintah pimpinannya. Inilah merupakan kekuatan dari suatu tentara.

“Kamu sekalian telah bersumpah bersama-sama rakyat seluruhnya, akan mempertahankan kedaulatan negara republik kita dengan segenap harta benda dengan jiwa raga, jangan sekali-kali diantara tentara kita, ada yang menyalahi janji menjadi penghianat nusa, bangsa, dan agama,” katanya.

Lanjut Sudirman, harus senantiasa ingat, bahwa tiap-tiap perjuangan tentu memakan korban tetapi kamu sekalian telah bersumpah, ikhlas mati sebagai kusuma bangsa. Meskipun kamu dapat dilatih jasmani yang sehebat-hebatnya, tidak akan berguna jika kamu mempunyai sifat menyerah, tentara akan timbul dan tenggelam bersama-sama negara.

Anak-anakku tentara Indonesia, kamu bukanlah serdadu sewaan, tetapi prajurit yang berideologi yang sanggup berjuang dan menempuh maut untuk keluhuran Tanah Airmu.

Percaya dan yakinlah, bahwa kemerdekaan suatu negara yang didirikan diatas himpunan runtuhan ribuan jiwa, harta benda dari rakyat dan bangsanya tidak akan dapat dilenyapkan oleh manusia siapapun juga.

“Berjuang terus, Insya Allah, Tuhan melindungi perjuangan suci kita, janji sudah kita dengungkan, tekad sudah kita tanamkan, semua ini tidak akan bermanfaat bagi tanah air kita, apabila janji dan tekad ini tidak kita amalkan dengan amalan yang nyata,”tutup Jenderal bintang dua itu.

Setelah melaksanakan upacara, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Sudirman didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, Joko Imam Santosa dan Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Asep Suhendar.

Kemudian Kasdam II Sriwijaya Brigjen TNI Marga Taufiq serta pejabat petinggi TNI Kodam II/Sriwijaya meninjau bazar yang sudah disediakan oleh stand dari satuan TNI dengan menjual berbagai sembako. Diantaranya Stand Pomdam, Hubdam, Koperasi Kartika Yonif Raider 200, Primkop Kartika Hesti Wirasakti Kesdam, Paldam II/Sriwijaya, Primkop Kartika Dharmagati Bekangdam II/Sriwijaya dan Korem 044/Garuda Dempo.

(Laporan Kodam / Hms Pemprov)

(Editor Andre Joda)