Wisatawan Kota Pagaralam Meningkat, Pendakian Aman

PAGARALAM, Ampera Sumsel  – Kondisi kekinian gunung api dempo secara tidak langsung berpengaruh besar terhadap tingkat kunjungan wisatawan di Kota Pagaralam, gunung berstatus normal sejumlah penginapan full booking libur akhir tahun. Minggu (25/12). 

Petugas Pos Pemantauan Gunung Api Dempo Mulyadi mengungkapkan, meski kondisi kegempaan GAD terus menurun hampir tidak ada sama sekali aktifitas seismig gunung dempo selama kurun waktu dua pekan terakhir, kedepan belum dapat dipastikan untuk menentukan kondisi kegempaan baik itu mengalami penurunan ataupun sebaliknya.

“Akan tetapi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung hingga kini masih menentapkan status Gunung Api Dempo berada di level I atau normal saja,” terangnya.

Diterangkan Mulyadi, berdasarkan rekaman alat seismograf selama sepekan lalu belum adanya terjadi kegempaan, sedangkan sepanjang pagi hingga sore hari kebanyakan tampak jelas meski diselimuti awan tebal di puncak dempo terkadang diguyur hujan.

“Selama sepekan lalu pesawat seismograf PS-2 mencatat kegempaan hampir tidak hanya meski hanya terjadi nois, sedangkan, geothermal nihil, Low Frekuensi nihil, hembusan nihil, dan tremor nihil,” jelasnya seraya menambahkan, dari hasil pengamatan secara visual dan sismik selama Januari 2016 menyimpulkan merapi GAD saat ini statusnya normal atau level I.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Pagaralam Herawadi melalui Kasi Logistik Kusmi Effendi, gunung api dempo yang merupakan gunung tipe A, sekaligus paling aktif di dataran tertinggi Sumatera Selatan, tidak menunjukkan peningkatan aktifitas yang menonjol terutama aktifitas vulkanik dari dalam kawah dempo dari informasi yang didapat dari Pos Pengamatan Gunung Api Dempo.

“Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api Dempo kami menyimpulkan sekaligus menginformasikan, bahwa kondisi Gunung Api Dempo (GAD) sementara ini aman terutama untuk pendakian,” kata Kusmi Effendi.

Lebih jauh Kusmi mengatakan, bagi instansi maupun para komunitas pecinta alam yang akan melakukan aktifitas di kawasan gunung api dempo hendaknya terlebih dahulu berkordinasi dengan BPBD Pagaralam, guna menghindari hal yang tidak diinginkan, pasalnya gejolak fenomena alam tidak bisa diprediksi sebelumnya.

Terpisah Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Samsul Bahri menyampaikan, tiap momen libur panjang Kota Pagaralam dijadikan destinasi atau tujuan utama kunjungan wisatawan dari berbagai belahan daerah termasuk mancanegara.

“Diprediksi jika kondisi gunung api dempo masih dalam kondisi aman, pastinya kunjungan wisatawan akan ramai, sejumlah objek wisata tetap aman dikunjungi pengujung,’ pungkasnya. (Dian)