Wako Geram Banyak Pungli di Objek Wisata

* Wako Perintahkan Pol PP dan Polisi Selidiki

 

PAGARALAM, Ampera Sumsel – Walikota Kota Pagaralam, Hj Ida Fitriati sangat geram dengan sejumlah oknum yang mengambil Pungutan Liar (Pungli) disejumlah pintu masuk Objek Wisata di Kota Pagaralam. Pasalnya para oknum tersebut memungut retrebusi tidak sesuai dengan tarif yang sudah ditentukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam.

Parahnya lagi aksi pungli tersebut diposting wisatawan yang menjadi korban pungli ke Media Sosial (Medsos). Alhasil kegiatan itu menjadi trending topik dimedsos khususnya di Kota Pagaralam. Hal ini dinilai akan merugikan Kota Pagaralam sendiri karena berdampak pada kunjungan wisatawan kedepan.

 Informasi yang dihimpun, dalam postingan tersebut, wisatawan dipungut tarif objek wisata beberakali disatu objek wisata. Bahkan besar tarif yang dipungut oleh oknum lebih besar dari tarif yang ditentukan pemkot. Setiap portal wisatawan dipungut Rp5.000 padahal dikarcis tertera hanya Rp1.500 perorang.

“Ini sangat memalukan, karena ini sudah termasuk pungli yang terjadi disejumlah objel wisata kita. Hal ini harus ditindak tegas karena jika tidak maka banyak yang akan dirugikan,” tegas Ida disela-sela kegiatan Pengambilan sumpah PNS di aula SD 74, Rabu (28/12).

Melihat hal tersebut menjadi viral dimedsos Wako, memerintahkan langsung Sekretaria Daerah (Sekda) untuk mengambil tindakan tegas terhadap oknum-oknum tersebut.

“Saya minta pak sekda untuk lakukan tindakan tegas bersama Pol PP dan Polisi kepada oknum-oknum tersebut. Ambil jalur hukum agar ini menjadi contoh bagi mereka. Pasalnya ini sudah melanggat Peraturan Daerah (Perda) Kota Pagaralam,” ujarnya.

Wako juga meminta Pol PP bekerjasama dengan Polisi untuk terus melakukan patroli selama libur natal dan tahun baru ini kesejumlah objek wisata. Jika masih ditemukan ada oknum yang pungli langsung ditindak tegas.

“Ini sangat merugikan kita, pasalnya saat ini geliat pariwisata di Pagaralam sedang baik. Jangan sampai rusak karena oknum yang tidak bertanggung jawab,” katanya

Dalam postingan di Medsos tersebut, akun Gandi Kirana mengatakan, “Hati-hati yang ingim berwisata ke Pagaralam, banyak pungli. Saya sudah kena pungli, minggu kemarin saya sekeluarga wisata ke Tugu Rimau. Portal pertama bayar Rp5 ribu, portal kedua bayar lagi Rp5 ribu, Portal ke tiga Rp5 ribu saat sampai di tugu Rimau bayar Rp5 ribu kata orang penjaga portal rimau ini tiketnya, cuma saya lihat tiketnya Rp1.500 dipinta Rp5 ribu dengan asalan termasuk biaya parkir. Saat akan pulang, saya kembali dimintai lagi uang parkir”. (Dian)