BKPSDM Tunggu Hasil Ujian Dari Pusat

* Bidan PTT 81, Dokter Umum 1 Orang

 

LAHAT, Ampera Sumsel – Tahun ini, pemerintah sudah memastikan bakal mengangkat calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lulus pada rekrutmen CPNS 2016. Mereka yakni, bidan PTT (pegawai tidak tetap), penyuluh pertanian sedangkan guru garis depan (GGD) sendiri di Lahat tidak ada.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lahat, Drs H Rakhmat Surya Effendi MM melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi. M Ichsan Padli SIP MM membenarkan, bahwasanya pihaknya masih menunggu hasil ujian dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Pertanian.

“Untuk Lahat bagi mereka mengikuti ujian terdiri dari Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian sebanyak 30 orang, Bidan PTT (81) serta 1 dokter umum,” katanya, ditemui, di ruang kerjanya, Rabu (25/01).

Bagaimana dengan GGD?”Untuk GGD di Kabupaten Lahat sudah bisa dikatakan tidak ada daerah yang digolongkan terisolir atau terpencil, lain halnya, dengan wilayah di Muba, Mura dan lain sebagainya, diman, masih mempunyai kawasan dimaksudkan tersebut, sehingga harus ditempuh menggunakan kendaraan khusus, begitu pula dengan daerah berbatasan langsung negara tetangga, seperti Kalimantan-Malaysia serta Papua-Papua Nuigini, oleh karena itulah, hingga detik ini sepi peminat,” papar Ichsan.

Ichsan menambahkan, untuk Bidan PTT maupun dokter yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tidak bisa diangkat, dengan alasan, mereka merupakan PTT daerah, bukan dari pusat.

“Kami meminta kepada tenaga bidan PTT, dokter umum dan tenaga penyuluh yang semuanya telah mengikuti ujian, agar sekiranya bersabar sembari menunggu hasil dari pusat, untuk diangkat menjadi CPNS,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lahat, dr H Rasyidi Amri MT MKM mengungkapkan, pihaknya masih menunggu hasil ujian tersebut dari pusat, mudah-mudahan semuanya lulus dan diangkat CPNS.

“Betul, ada 81 bidan PTT dan 1 dokter umum yang ikut tes, mudah-mudahan semuanya lulus dan diangkat menjadi abdi negara untuk ditempatkan di puskesmas di Kabupaten Lahat, guna memberikan pelayanan kesehatan prima,” pungkasnya.

(Naska : Milan

(Editor : Ampera)