Pemkot Pagaralam Bagikan 3.098 Kartu Indonesi Sehat

PAGARALAM, Ampera Sumsel – Sepertinya masyarakat Pagaralam bisa sedikit tersenyum dan tak perlu lagi khawatir untuk berobat umum jika sakit. Pasalnya, Pemerintah Kota Pagaralam melalui APBD Kota sudah menjamin biaya berobat khususnya bagi masyarakat tak mampu.

Hal ini diungkapkan Asisten I Setdakot Pagaralam, Saidi Amrullah yang hadir pada kesempatan penyerahan Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kota Pagaralam, dengan adanya kerja sama ini tentunya diharapkan bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. “Semoga masyarakat khususnya penerima KIS ini terbantu, karena biaya berobatnya sudah dibayar pemerintah,” kata Saidi.

Selanjutnya, kerjasama ini segera untuk disosialisasikan kepada masyarakat khususnya penerima.

“Bagaimana pelaksanaannya, dan alur mendapatkan pelayanan kesehatan menggunakan kartu KIS ini. Diminta pihak terkait seperti dinkes, Dinas Sosial, BPJS, bank yang bersangkutan, serta pihak kecamatan dan kelurahan bekerjasama menyampaikan informasi ini kepada masyarakat,” pintanya.

Kadinkes Kota Pagaralam, Lili Ernani SE Mkes didampingi Sekretaris, Misnan mengatakan, hari ini (kemarin, red) secara simbolis diserahkan kartu KIS dari BPJS Kota Pagaralam. Selanjutnya kartu peserta jaminan kesehatan akan dibagikan kepada masyarakat penerima.

“Secepatnya kita bagikan kepada masyarakat, jika tak ada halangan awal Februari ini akan kita bagikan melalui pihak kelurahan dan RT RW yang jumlahnya sekitar 3.098 penerima kartu KIS di Kota Pagaralam,” bebernya. Rabu (1/2).

Perwakilan BPJS Cabang Lubuklinggau, melalui Kapala Unit Hukum, Komunikasi Publik, dan Kepatuhan, Aditiya Hangga didampingi Kepala KLO BPJS Pagaralam Susiana mengatakan, dengan sudah dibagikannya kartu KIS ini masyarakat sudah bisa menikmati akses kesehatan tingkat pertama hingga lanjutan.

“Sebanyak 3.098 peserta atau pemegang kartu KIS yang ditanggung Pemkot Pagaralam. Keaktifan kepesertaan terhitung sejak 1 Januari 2017 lalu,” ulas dia.

Dia juga mengaku, untuk pelayanan kesehatan bagi peserta kurang mampu ini untuk klas III.  Peserta juga mendapat pelayanan mulai dari tingkat pertama hingga lanjutan dan berlaku secara nasional. Di Sumsel, Pemkot Pagaralam merupakan kabupaten kota pertama yang melaksanakan kerjasama KIS melalui APBD. “Mereka yang ditanggung APBD Kota Pagaralam adalah mereka yang belum tercover JKN –KIS yang dibiayai pusat melalui APBN,” tukasnya. (Dian)