Problem RSUD Lahat Harus Segera Tuntas

*Mulai Berbenah dan Tingkatkan Pelayanan

 

LAHAT, Ampera Sumsel – Reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) daerah pemilihan (dapil) 1, beranggotakan, Marwan Ardiansyah SE Msi, Samaruddin SH, Sri Marhaeni Wulansih SH, Arry Amd, Fitrizal Homizi ST, Gaharu SE MM, Muhammad Ariadi SE MM, Suhendra SE MM, Parisman SAg, Bambang Supriadi SIP dan Tubagus Muh Abdus Somad SPdi, dengan meninjau bangunan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) maupun pelayanan diberikan kepada pasien.

Koordinator Reses dapil 1, Sri Marhaeni Wulansih SH menyatakan, problem (permasalahan, red) di RSUD memang belum sepenuhnya tuntas, dimana, banyak sekali, laporan dari masyarakat maupun temuan langsung dari hasil inspeksi mendadak (sidak).

“Persoalan di RSUD Lahat terus kami terima, kendati pun sekarang ini sudah mulai berbenah dengan pembangunan gedung-gedung baru ataupun rehab,” katanya, ditemui, usai reses.

Ditambahkannya, persoalan air bersih kerapkali menjadi momok selama ini, tunjangan dokter, bidan maupun perawat, belum lagi ketersediaannya dokter spesialis khusus pencuci darah, walaupun peralatannya sudah ada.

“Oleh karena itu, kami meminta kepada manajemen RSUD agar dapat menyelesaikannya, sehingga masyarakat Lahat tidak lagi harus ke Kabupaten Muara Enim ataupun Kota Pagaralam,” papar Sri Marhaeni.

Sri Marhaeni mengungkapkan, masyarakat yang penting adalah pelayanan prima, dimana, dalam penanganan pasien harus didukung terus, termasuk juga rehab pembangunan RSUD Lahat.

“Kita tentunya bisa memaklumi dengan kondisi sekarang ini, terpenting pelayanan prima baik dari pasien maupun keluarga dapat menjalankan sedemikian rupa,” paparnya.

Ia menuturkan, kegiatan-kegiatan yang dikerjakan oleh RSUD Lahat sepenuhnya didukung, belajar dan menerapkannya sehingga memberikan kontribusi positif, agar kedepan lebih baik lagi.

“Apabila adanya keluhan ataupun pelayanan dapat diperbaiki supaya citra RSUD Lahat tidak kalah dengan kabupaten/kota tetangga, berikan senyum, sopan dan sapa,” pungkas Sri Marhaeni

Sementara itu, Direktur RSUD Lahat, dr Hj Laela Cholik MKes menyebutkan, bahwasanya masukan, saran yang disampaikan anggota dewan tersebut menjadi bahan pemikiran kedepannya, guna memenuhi kebutuhan tenaga medis ataupun sarana prasarana (sapras).

“Pelayanan kesehatan maupun sapras termasuk tenaga medis, memang menjadi perhatian prioritas kami, untuk lebih baik kedepannya dan menjadi terdepan dan permasalahan segera terselesaikan,” tukasnya.

(Prima)