Avanza Masuk Jurang, Ini Berikut Keterangan Dan Himbauan Kasat Lantas

LAHAT, Ampera Sumsel – Kejadian Lakalantas sekira pukul 03.00 mengakibatkan kendaraan minibus jenis Toyota Avanza tepatnya di Jalinsum Desa Arahan Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat Yang berakibat ringseknya kendaraan serta sebabkan penumpang mobil dengan Nopol BG 1307 HN mengalami luka di tubuh.

Dari data yang di peroleh di Kantor Satlantas Polres Lahat, penumpang kendaraan minibus Toyota Avanza Nopol BG 1307 HN yang dikendarai oleh Rafik (20) tersebut, membawa empat penumpang bernama Reza Firnando (17) mengalami luka ringan, Deni (26) mengalami luka ringan, Amin (22) mengalami luka ringan, serta Fatur Alim (22) Bin Muhidin mengalami luka robek dimata sebelah kanan, memar dimata sebelah kanan, lecet dikening sebelah kiri dan dirawat di RSUD lahat.Kamis (02/02).

Uraian singkat kejadian mobil mini bus Toyota Avanza yang dikemudikan Rafik berstatus swasta dan tercatat sebagai warga Desa Selawi, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat membawa ke empat penumpang, Reza Dirnando warga Desa Selawi Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat, Deni warga Pasar Lama Kota Lahat, Amin warga Suka Ratu Lahat serta Fatur Alim warga Talang Jawa Lahat, berjalan dari arah Lahat menuju Kabupaten Muara Enim dengan kecepatan tinggi . Pada saat tiba di TKP (Tempat Kejadian Perkara) di jalan lurus, Rafik berupaya menghindari mobil yang berjalan dari arah berlawanan, karena slip dan hilang kendali, hingga membuat kendaraannya masuk kedalam jurang sedalam 10 meter.

Kerugian material dipekirakan Rp.10.000.000,- akibat kendaraannya mengalami kerusakan di bagian depan dan cabin atas. Untk sementara kendaraan tersebut dijadikan barang bukti dan masih diamankan di Polsek Merapi Barat.

Kasat Lantas Polres Lahat AKP Dani Prasetya saat ditemui diruangannya berkata, dirinya berharap kejadian ini hendaknya tidak terulang lagi.

“Ini contoh, akibat dari memacu kendaraan yang terlalu kencang, yang rugi bakalan kita sendiri,” ujarnya.

Menurut Dani, sejak ia bertugas di Kabupaten Lahat ini, dirinya bersama anggota sudah berusaha terus memaksimalkan sosialisasi tentang aturan dan tata tertib berlalu lintas di jalan raya.

“Sosialisasi sudah, malahan sering. Yah.., namanya ini musibah, semoga jadi pelajaran yang berharga bagi masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang bisa mengambil hikmah dari kejadian ini,” imbuhnya.

Ditambahkan Dani, pentingnya keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas hendaknya memang benar benar tumbuh dari pribadi masing masing.

“Jika bukan kita yang memulai siapa lagi. Kuncinya satu, patuhi aturan yang berlaku di dalam tertib lalu lintas, mari kita ciptakan suasana lalu lintas yang aman dan tetap kondusif,” terang perwira polisi, yang diketahui memang selalu disibukkan dengan soislisasi tentang tatib lalulintas ke berbagai kecamatan dan desa di wilayah Kabupaten Lahat ini.

(Naska : LHL)

(Editor : Prima)