‎Sekda Lahat : Pensiun Jangan Jadi Momok “Sosialisasi Pensiunan Bagi ASN”

LAHAT, Ampera Sumsel – Sekretaris Daerah (Sekda) Lahat, H Nasrun Aswari SE MM menyebutkan, bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masuk masa pensiun jangan jadi momok, justru awal keberkahan maupun langkah dalam melaksanakan usaha.

“Jangan jadi momok, justru awal keberkahan bagi setiap ASN yang sudah masuk dalam masa pensiunan, disinilah, peran dari Bank BRI sebagai wadah memfasilitasi maupun memberikan informasi kepada semua pihak,” katanya, dalam kata sambutan acara Sosialisasi Pensiun, di Ballroom Grand Zuri Hotel, Senin (10/4).

Ia menyebutkan, dalam mengurus pensiunan terlebih lagi tentang pencairan dana pensiun, dimana, Bank BRI hanya mempersiapkan wadah, bagiamana uang bisa keluar, disinilah peranan PT Tabungan Pensiunan (Taspen) Persero menjelaskannya.

“Pensiun pasti terjadi, saya rasa kita untuk menikmati masa pensiun, dimana inilah merupakan penghargaan akhir dari masa tugas,” ungkap Nasrun.

Nasrun mengungkapkan, jika dalam posisi strategis dalam jabata, jangan di nina bobokan, nantinya BRI bisa memberikan ide peluang usaha untuk pra pensiun.

“Jangan mudah tergiur dengan asuransi tak jelas, cari informasi yang jelas, dimana letak kantor dan bagaimana sistemnya, selalu bakal ada iming-iming untuk tempat berinvestasi, dan sasarannya adalah mereka baru pensiun,” tandasnya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang (Pimcab) Bank BRI Lahat, M Iqbal WD menyebutkan, siap memfasilitasi bagi ASB yang masuk dalam masa pensiun dengan persyaratan membuka tabungan, sehingga mempermudah pengurusannya.

“Pihak BRI siap memfasilitasi semua ASN yang masuk masa pensiunan, terpenting kita permudah dalam pengurusan, asalkan dokumen-dokumen yang diminta telah lengkap,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala PT Taspen Cabang Lubuk Linggau, Sutrisno mengemukakan, pihaknya siap bekerjasama dalam kepengurusan data maupun berkas ASN yang akan masuk masa bakti atau pensiun, terutama sekali, mekanismenya tidak akan sulit.

“Caranya tidaklah sulit, terpenting dokumen-dokumen yang diperlukan lengkap, sehingga dana aliran pensiunan sampai di tabungan masing-masing abdi negara,” pungkasnya.

(Naska : Bram)

(Editor : Prima)