Samling Dibawa ke Kalangan

LAHAT, Ampera Sumsel — Bertempat di kantor Unit Pelaksana Teknis Badan Pendapatan Daerah Sumsel atau biasa dikenal Samsat Lahat, yang berada di Kelurahan Bandar Jaya, Kota Lahat pertamakalinya Mobil Samsat keliling (Samling) yang baru sepekan meluncur ke Lahat difungsikan.  Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk Kabupaten Lahat, M Umar Syarif SSTP MSi bantuan satu unit kendaraan samsat keliling (samling) dari Provinsi Sumsel, yang mulai diperuntukan membantu masyarakat berada di kecamatan untuk membantu membayar pajak tahunan saja.“Tapi mobil Samling ini hanya bisa membayar pajak tahunan saja, untuk BBN dan lainnya tetap di kantor,” jelasnya (20/04). 

Bahwa karena posisi Lahat yang cukup luas dan di Pagaralam juga sudah mendapatkan Samling pihaknya berkoordinasi dengan yang Pagaralam untuk menanggani kecamatan terdekat, misalnya Jarai, Pajar Bulan Muara Payang, Suka Merindu, Tanjung Sakti Pumi dan Tanjung Sakti Pumu.

“Kendaraan ini dalam operasional melibatkan pihak kepolisian, bank dan petugas Samsat, tujuannya jelas untuk meningkatkan target pendapatan dari pajak yang ada,” papar Umar.

Ditempat yang sama Kasatlantas Polres Lahat AKP Dhani Prasetya SIK, mengatakan saat Satlantas mengadakan razia gabungan, tentunya diarahkan untuk membayar pajak tahunannya  di tempat.

“Sebelumnya juga diumumkan bahwa pihak Samsat memiliki Samling, sasaran di tempat keramaian strategis sehingga masyarakat mudah menjangkau,” Ungkap Dhani.

Dalam pelaksanaan ini rencananya juga Dilaporkan ke Bupati Lahat untuk ketempat keramaian di tiap kecamatan terdekat contoh saat ada pasar kalangan, bekerjasama dengan pihak kecamatan juga. Sehingga terjadwal, memaksimalkan pekerjaan dan masyarakat juga mudah menjangkau mengingat cukup jauh jika masyarakat harus ke Kota Lahat.

“Kami juga perlu informasi kageknyo kalu pacak bayar di Samling. Baru denger jugo, kalu ado maitu deket dak perlu nak ke Kota nian,” ujar Sabar salah satu warga Kota Agung, kemarin.

(Naska : Bram)

(Editor : Prima)