Belum Ada Laporan Human Trafficking

PAGARALAM, Ampera Sumsel – Persoalan human trafficking atau perdagangan orang, jadi sorotan serius Pemkot Pagaralam. “Perdagangan orang merupakan suatu kejahatan yang tidak hanya marak terjadi di perkotaan, namun juga bisa berpotensi menjangkau daerah atau pelosok. Sasaran tindak pidana rentan para tenaga kerja Idonesia (TKI), khususnya para wanita,” ungkap Wakil Walikota Pagaralam, Novirzah Djazuli SE dalam sosialisasiGugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (GT PPTPPO) di Balai Kota Pagaralam, kemarin.

Pemkot, melalui instansi yang terkait kata Novirzah, hendaknya memberikan sosialisasi terpadu kepada masyarakat. “Diharapkan GT PPTPPO beserta masyarakat bisa menangani sekaligus melakukan pencegahan, jangan sampai terjadi kasusnya di Pagaralam,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPKBP3A) Kota Pagaralam, Drs Hermawan, didampingi Kabid Pemberdayaan Perempuan, Tati mengatakan, kasus perdagangan orang di Kota Pagaralam belum ada laporan kasusunya.

Sasaran perdagangan orang atauhuman traffiking ini juga anak-anak. Mengenai penanganan kasus ini, jikapun ada, pihaknya kata Tati melalui Bidang Pembedayaan Perempuan, tidak akan tinggal diam untuk melakukan pengawasan dan pendampingan korban. “Belum ada laporannya. Namun sejumlah kasus, selain perdagangan orang juga ditindaklanjuti oleh dinas, seperti laporan asusila atau pelecehan seksual, kekerasan dalam rumah tangga, termasuk anak-anak,” katanya.

Peran dinas memfasilitasi para korban secara lintas sektoral. “Kita ada tim TP2TPA, atau sebagai pusat pelayanan terpadu pemberdayaan dan perlindungan anak. Setiap laporan yang kita terima, kita antar ke Unit PPA Polres Pagaralam. Tidak hanya itu, memberikan pendampingan pengacara hukum hingga psikolog,” ucapnya.

Sementara, pembukaan sosialisasi GT PPTPPO oleh Kepala Dinas PP dan PA Provinsi Sumsel, Hj Susna Sudarti MM, mewakili Ketua GT PPTPPO Provinsi Sumsel, Ishak Mekki. Turut dihadiri Ketua Dharma Wanita, Perwakilan OPD di lingkungan Pemkot Pagaralam, Ketua TP PKK, tokoh masyarakat dan tokoh agama beserta para ketua RT/RW.

(Naska : Dian)

(Editor : Prima)