Amper Listrik Kantor DPRD Empat Lawang Meledak

EMPAT LAWANG, Ampera Sumsel – Ratusan peserta yang sedang mengikuti rapat sontak keluar berhamburan untuk menyelamatkan diri mencari, pasalnya saat rapat berlangsung penyampaian LKPJ Bupati 2016 tiba tiba Ampere Listrik yang terletak di pintu masuk DPRD Empat Lawang meledak dan terbakar, seketika itu juga peserta yang sedang mengikuti rapat panik dan berlarian keluar ruangan, Senin, (15/05/2017).

Informasi yang dihimpun dari lapangan, kejadian berawal saat rapat LKPJ sedang berlangsung saat itu hampir selesai, tiba tiba listrik didalam ruangan padam, tidak berselang lama datang para crew membawa genset dan menghidupkannya, tidak berselang lama tiba tiba terdengar teriakan histeris bercampur gaduh dari dalam ruangan rapat, saat di dapati banyak peserta perempuan berlari berhamburan keluar ruangan untuk menyelamatkan diri.

Usai peserta berhamburan keluar terdengar ledakan dari ampere yang terbakar seketika itu juga membuat para peserta panik bukan kepalang, melihat kejadian itu para pegawai dari DPRD langsung mengambil racun api dan menyemprotkan ke sumber api alhasil api tersebut berhasil dipadamkan, tidak berselang lama datang petugas kebakaran untuk mengantisipasi jikalau ada ledakan susulan, setelah dinyatakan benar benar aman pihak PLN datang untuk memperbaiki ampere yang rusak tersebut.

“Saat rapat berlangsung tiba tiba ada teriakan histeris bercampur gaduh, karena penasaran bergegas keluar ruangan, setelah saya liat ternyata ada api,” ungkapnya.

PLT Sekwan DPRD Empat Lawang Yulius Sugiantara saat dikonfirmasi mengatakan, ampere yang meledak ini sudah yang kedua kalinya dalam sepekan terakhir.

“Sebelumnya Senin yang lalu ampere ini sudah pernah terbakar dan sudah pernah diperbaiki oleh pihak PLN Kasusnya sama kok, pada saat menghidupkan Genset tiba tiba meledak dan mengeluarkan api,” ungkapnya.

Ia menambahkan, situasi ini merupakan musibah. “Alhamdulillah walaupun ada musibah ini rapat berjalan dengan lancar hingga selesai, saat ini amperenya sudah diperbaiki,” ungkapnya.

(Prima)