ADA APA DENGAN DISDUKCAPIL, HINGGA PIHAK PROVINSI MENYEBUT SEKDA NYA PENAKUT !!!!

# Kinerja Disdukcapil Empat Lawang Disoroti Provinsi

EMPATLAWANG – Kinerja pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Empatlawang, dinilai sangat buruk dan parah. Hal ini disampaikan langsung oleh Septiana Z, Kepala Disdukcapil Provinsi Sumsel, pada saat melakukan pengecekan realisasi blanko KTP Elektronik di kantor Disdukcapil Empat Lawang Kamis (8/6/2017).

“Parah sekali pelayanannya, Kadis dan Sekretarisnya tidak ada di tempat. Gudangnya bau busuk seperti bau kotoran manusia,” ungkap Septiana Z.

Dijelaskannya, kinerja pegawai Disdukcapil Empatlawang juga wajib dipertanyakan. Sebab, dari total Enam Ribu lembar blanko KTP-el yang diterima dari pusat pada April lalu, baru direalisasikan ke masyarakat sebanyak 1.200 lembar KTP hingga pertengahan Juni ini.

“Jadi masih ada 3.800 lembar KTP-el yang masih tersimpan, ini untuk apa dan kapan lagi akan didistribusikan ke masyarakat,” cetusnya dengan nada bertanya.

Semestinya, masih kata septian, blanko tersebut sudah habis direalisasikan kepada masyarakat yang sudah melakukan perekaman. Jika blanko sudah habis, tentunya akan ditambah lagi dari pemerintah pusat melalui Dirjen. “Padahal mereka (Disdukcapil Empatlawang, red) mengajukan permohonan 18.000 lembar blanko KTP-el. Dikasih 6000 saja tidak habis, apalagi 18.000 lembar,” terangnya.

Kekecewaan Septiana bertambah, ketika keinginan baik mereka agar Sekda Empatlawang, H Edison Jaya ikut datang ke lokasi pengecekan atau kantor Disdukcapil, namun sepertinya keinginan tersebut tidak digubris oleh Edison Jaya. Sebab, sekitar Tiga jam lebih melakukan pengecekan, Edison Jaya tetap tidak datang.

“Sekda Empatlawang Penakut, kenapa tidak berani bertemu dengan saya. Kami kesini atas perintah Dirjen, bukan untuk kepentingan pribadi. Atau memang Sekda nya tidak paham dengan aturan,” kata Septiana.

Dikatakannya pula, semestinya Sekda harus mengathui dan terjun langsung ke lapangan. Apalagi ada pengecekan dari Dirjen, yang diwakili oleh Disdukcapil Provinsi Sumsel. “Kepada siapa lagi masyarakat mengadu, jila semua pejabatnya seperti ini,” terangnya.

Di sisi lain, Kepala Disdukcapil Empatlawang, Petterson Okki Bial, melalui Kabid Pelayanan Ali Gatmir berdalih, seringnya mati lampu (byar pet), menjadi kendala dalam merampungkan pencetakan KTP-el. “Jika tidak ada halangan lagi, Juli mendatang sudah bisa dirampungkan pencetakan 3.800 lembar KTP-el,” kata Ali Gatmir.

Naska : Rahma

Editor : Prima