PT. ELAP/KKST DUKUNG PEMBANGUNAN DI DESA JARAKAN EMPAT LAWANG

 

Laporan : Ganda

GEMAS – EMPAT LAWANG

PT. Empat Lawang Agro Perkasa/Karya Kencana Sentosa Tiga atau sering disingkat PT. ELAP/KKST beralamat di Bukit Sejahtera Desa Jarakan Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang mensupport pembangunan yang ada di Kabupaten Empat Lawang.

Hal ini disampaikan oleh General Manajer PT. ELAP/KKST, Budi Irawan, bahwa perusahaannya yang bergerak di bidang perkebunan Sawit sedang membantu warga desa Jarakan memperindah wisata Tebat Besak.

“Jadi beberapa warga desa Jarakan mengajukan proposal perbaikan wisata Tebat Besak ke perusahaan, dan kami mensupport kegiatan-kegiatan positif warga desa Jarakan ini. Kami memberikan bantuan untuk penimbunan tembok penahan ditepi Tebat Besak supaya mobil bisa masuk. Kami targetkan untuk penimbunan tembok penahan air ini selesai dalam waktu sehari selama 8 jam. Tapi disesuaikan dengan keadaan. Kalau selesai hari ini alhamdulillah. Tapi kalau belum selesai, maka akan dilanjutkan besok,” kata Budi Irawan, Senin (28/1).

Sejak berdirinya PT. ELAP/KKST dari tahun 2008, Budi Irawan mengatakan memang sering melakukan program pembangunan dan program-program sosial lainnya. Di antaranya PT. ELAP/KKST mensupport pembangunan Jembatan desa Canggu, mensupport pembangunan jembatan desa Jarakan, mensupport pembangunan jembatan gantung di desa Nanjungan, dan mensupport pembuatan Tebat di wilayah Padang Landur, serta ikut andil juga untuk pembangunan beberapa masjid yang ada di Empat Lawang.

“Setiap tahunnya perusahaan kami memang sering ikut andil dalam berbagai macam pembangunan di Empat Lawang. Kami memang punya dana tersendiri di bidang itu. Namanya progtam CSR,” ucapnya.

Melalui bantuan yang diberikan untuk pembangunan Tebat Besak, Budi Irawan berharap bisa membantu dan memotivasi warga desa Jarakan untuk lebih memberdayakan wisata yang ada.

“Semoga masyarakat desa Jarakan selalu semangat untuk memberdayakan Tebat Besak agar perputaran ekonomi di Empat Lawang stabil,” tukasnya.

Editor : Ivi Hamzah

Ruangan komen telah ditutup.