MARDIANTO KORBAN KEKEJAMAN BEGAL

Laporan : Tim Gemas

GEMAS – LAHAT

Aksi pembegalan kembali terjadi, kali ini yang menjadi korbannya adalah Mardianto (36) warga Keluarahan Pasar Bawah, yang berprofesi sebagai tukang ojek. Diketahui korban selain kehilangan motor, korban juga menderita luka-luka dikepalanya akibat dipukul dengan senjata tajam oleh pelaku yang merupakan penumpangnya sendiri.

Menurut informasi, peristiwa yang dialami korban terjadi, Selasa (12/02/19) sekitar pukul 05.00 WIB dikawasan simpang tiga  Masjid Al РMutaqin. Korban yang terkapar awalnya ditemukan oleh salah satu tukang ojek lain ketika melintasi lokasi kejadian. Saat itu korban berteriak minta tolong, mendengar teriakan itu lantas tukang ojek tersebut berhenti.

Melihat kondisi korban yang tekapar dalam kondisi berlumuran darah, lantas tukang ojek tersebut bergegas mencari bantuan. Tak lama berselang, jajaran Satreskrim Polres Lahat tiba dilokasi dan langsung mengevakuasi korban ke RSUD Lahat.

Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap melalui Kasat Reskrim AKP Satria Dwi Darma ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. Dia menghimbau kepada tukang ojek maupun warga agar waspada dalam berkendara, khususnya para tukang ojek agar tidak mengambil penumpang disembarang tempat.

“Korban kita angkut ke rumah sakit, untuk proses selanjutnya, kita akan mengorek keterangannya guna mengembangkan kejadian yang dialami korban,” tegasnya.

Adapun kronologis kejadian, berawal sekira jam 03.00 Wib Korban pergi keluar dari rumahnya untuk mengojek, yang kemudian pada saat korban sedang berada di daerah Talang Jawa Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat tepatnya di Gang Langgar korban mendapat penumpang. Selanjutnya sekira jam 05.00 Wib bertempat di simpang Masjid Almutaqin dan korban tersebut ditemukan oleh salah satu warga yang kebetulan melintas di tempat tersebut, dan melihat korban dalam keadaan luka disekujur tubuh dan sepeda motor milik korban tersebut juga hilang dibawa pelaku, kemudian terhadap korban langsung dibawa ke RSUD lahat.

“Benar korban mengalami kerugian (satu) unit kendaraan sepeda motor Honda Beat Biru Putih yang ditaksir Rp. 7.000.000,-1n(satu) buah senjata tajam jenis celurit bergagang kayu warna coklat. 1(satu) buah sarung senjata tajam. 2 (dua) pasang sandal. Karena banyak kehabisan dara, akhirya korban meninggal di RSUD,” ujar Kasat AKP Satria.

Editor : Ivi Hamzah

Ruangan komen telah ditutup.