Ny HAPPY : SOSIALISASIKAN BAHAYANYA KANKER SERVIKS PADA PEREMPUAN

 

Laporan : Ganda

GEMAS – EMPAT LAWANG

Guna Minimalisir Penyakit Kanker serviks atau kanker leher rahim di angka Perempuan Usia Subur (PUS) ,UPTD Puskesmas Tebing Tinggi mengadakan sosialisasi, dan pemeriksaan dini Kanker Leher Rahim melalui metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA).

Sosialisasi tersebut di hadiri langsung ketua TP-PKK Empat Lawang beserta Rombongan, dan berbagai lapaisan masyarakat yang menjadi Peserta ,diauala Kantor Puskes Tebing Tinggi,Rabu (14/2)

Hj Happy Joncik Muhammad ketua TP-PKK, yang juga sekaligus membuka acara sosialisasi itu tersebut sangat meng apresiasi serta mendukung penuh dengan kegiatan sosialisasi ini, menurutnya kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat bagus, guna memberikan pemahaman masyarakat yang awam akan penyakit kanker serviks, atau kanker leher rahim.

“Kami sangat mendukung dan meng apresiasi kegiatan ini, kami siap membantu serta bekerja sama dalam hal kegiatan lainnya yang di adak oleh dinas kesehatan terkait, RSUD, maupun puskesmas, tentang penanggulan kanker seviks, atau yang lainnya,” ucapnya

Happy menghimbau kepada lapisan masyarakat terutama bagi kaum ibu-ibu di Empat Lawang, sebaiknya melakukan deteksi dini dengan metode IVA.

“Karena metode IVA merupakan metode yg sangat Aman Dan mudah di peroleh di puskesmas-puskesmas terdekat, dengan itu juga kita sudah mengetahui, apakah kita terkena penyakit itu, sehingga dapat segera melakukan deteksi pengobatan penyembuhan kanker Leher Rahim, karena sifat kanker leher Rahim ini tidak dapat terdeteksi Dari awal, kecuali kalau sudah masuk di stadium III Dan IV, baru bisa terdeteksi, sehingga penderita akan sulit melakukan pengobatan, Karena penyakit nya sudah ganas,”ungkapnya.

Sementara itu menurut Dokter Spesialis Kandungan Taggar menjelaskan dalam paparanya Kanker Serviks atau kanker mulut rahim merupakan kanker pembunuh nomor satu perempuan indonesia, kanker ini muncul di sel-sel yang tidak normal pada mulut rahim. 99% penyebabnya adalah Human Papilloma Virus (HPV), dan dampak keterlambatan penanganan kanker ini bisa berberakibat fatal bagi penderitanya.

Menurutnya, Adapun tanda tandanya seperti haid tidak normal, pendarahan tidak pada masa haid, pendarahan masa menopause, keputihan atau keluarnya cairan encer kekuningan darah seperti nanah, pendarahan pasca hubungan seks, berat badan menurun, dan salah satu kaki membengkak. Adapun penyebab atau faktornya seperti, Gen atau keturunan, perokok berat, kurang nya mengkonsumsi buah dan sayur, penggunaan alat kontrasepsi (KB) jangka panjang yang tidak dikontrol pemakaiannya dan banyak hal lagi.

“Untuk pelaksanaan IVA tes, sebelumnya pasien dilakukan pendataan, pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan dan memberikan sosialisasi tentang IVA tes dan bahaya kanker serviks ini. Dan untuk tesnya tidak lah rumit dan tidak memakan waktu lama,” katanya.

Kepala UPTD Puskesmas Tebing Tinggi Empat Lawang Rafiqoh karamah mengungkapkan kegiatan ini berlangsung 1 hari, menurutnya ini merupakan salah satu bagian dari program pemerintah sekaligus dalam rangka memperingati hari kanker servix sedunia.

“Dalam rangka mensosialisasikn kepada masyarakat, sekaligus dalam rangka pemperingatu hari kanker serviks sedunia, akan deteksi sedini mungkin tentang kanker leher rahim itu sendiri, melalui metode IVA, sehingga jika sudah terdeteksi masyarakat yang terkena dapat dengan muda melakukan pengobatan kanker leher rahim dengan cara mengikuti tahap demi tahap penyembuhan selanjutnya,”ujasnya

Dikatakannya , bagi masyarakat yg ingin melakukan metode IVA ,silakan datang langsung ke UPTD Puskesmas Tebing Tinggi, dengan membawa syarat kartupeserta BPJS.

“Untuk itu kita berharap, setelah dilakukan pemeriksaan dan sosialisasi singkat untuk masyarakat, khususnya kaum perempuan , mudah mudahan perempuan yang masih aktif melakukan hubungan suami istri agar lebih waspada lagi dan jangan anggap sepele terhadap kanker Serviks.

Editor : Ivi Hamsyah

Ruangan komen telah ditutup.