PEMDA LAHAT GELAR APEL GABUNGAN

Laporan : Man

GEMAS – LAHAT

Secara rutinitas setiap tanggal 17 Pemerintah Kabupaten Lahat, menggelar Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara ( ASN ) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat, Rabu (17/7) Pagi.

Apel gabungan dan bersamaan memperingati Hari Keluarga Nasional XXVI Kabupaten Lahat Tahun 2019 yang bertepatan juga dengan Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara, langsung diadakan bertempat di halaman Kantor Bupati Lahat.

Hadir pada Apel Gabungan dan Memperingati Hari Keluargga Nasional XXVI, Bupati Lahat Cik Ujang SH bersama Wakil H. Haryanto SE MM MBA, Sekda Lahat Januarsyah.SH MM, Forkopimda, Assisten, Staf Ahli, Jajaran OPD, Ketua TP PKK Kabupaten Lahat Lidyawati Cik Ujang, Wakil Ketua TP PKK H. Sumiati Haryanto, Ketua Dharma Wanita Persatuan, dan seluruh Peserta Apel Gabungan sekaligus Peringatan Hari Keluarga Nasional XXVI Tahun 2019.

Bupati Lahat Cik Ujang.SH menyampaikan, pada Apel Gabungan sekaligus Peringatan Hari Keluargga Nasional XXVI Tahun 2019, yang disingkat (KKBPK) di Indonesia secara kuantitas dan kualitas cukup menggembirakan rata-rata wanita subur melahirkan dari 6,7 pada tahun 1970 menjadi 2,4 pada tahun 2018. Ini berarti rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh setiap wanita usia subur adalah 2 sampai 3 orang secara kualitas.

“penggunaan alat kontrasepsi sudah banyak yang menyukai metode jangka panjang untuk mengatur jarak kelahirannya, di samping itu kegiatan-kegiatan dalam upaya meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga terus berkembang di masyarakat, keberhasilan tersebut tentu berkat komitmen yang kuat para pemangku kepentingan dengan para mitra kerja BKKBN diantaranya tim penggerak PKK yang berbahagia sebagaimana diketahui setiap tanggal 29 Juni telah kita peringati sebagai Hari Keluarga Nasional tahun 1993 hari ini kita laksanakan.

Sesuai dengan Amanat dari Keputusan Presiden, lanjut Bupati, Nomor 39 tahun 2014 tentang Hari Keluarga Nasional, sehingga tanggal 9 Juni ditetapkan sebagai Hari Keluarga Nasional.

“hal tersebut tidak lain karena pemerintah menyadari pentingnya keluarga dalam membangun suatu bangsa keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk kepribadian anak bangsa dan kehidupan bernegara, mengapa demikian karena setiap keluarga memiliki fungsi yang disebut delapan fungsi keluarga”, Pungkasnya.

Editor : Ivi Hamzah

Ruangan komen telah ditutup.