POLRES LUBUKLINGGAU TETAPKAN SISKA SEBAGAI TERSANGKA PEMBUNUH SALON IPUNG

Laporan : Jhuan

GEMAS – LUBUKLINGGAU

Penyidik Polres Lubuklinggau akhirnya menetapkan Apriyanto alias Wahab atau sering dipanggil Siska Sarangheo (38) sebagai tersangka kasus pembunuhan pemilik salon Ipung, Muhammad Effendi alias Ipung (60) yang terjadi pada Jumat (23/8/2019) lalu.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif dan beberapa bukti-bukti mendukung lainnya, pelaku kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono dalam keterangannya saat press realese, Rabu (28/8/2019) di Halaman Malpores Lubuklinggau mengatakan, tersangka merupakan pelaku utama dalam kasus pembunuhan tersebut.

Diakui tersangka, motif pembunuhan karena sakit hati, dimana pada Kamis (22/8/2019) sehari sebelum peristiwa pembunuhan, tepatnya di depan toko Sherli Pasar Inpres, korban mengucapkan kata-kata kasar kepada tersangka.
Merasakan sakit hati, tersangka kemudian bersama dua orang temannya melakukan rencana pembunuhan. Tepatnya pada Jumat (23/8/3019) sekitar jam 00.30 Wib.

“Ketiga pelaku ini memasuki rumah korban kemudian melakukan pembunuhan dengan cara membius korban setelah pingsan kemudian menghantam kepala korban dengan batu lalu ditusuk,” jelas Kapolres.

Untuk luka tusukan, lanjutnya, sebanyak delapan tusukan, di arah perut sebanyak enam tusukan dan di leher korban sebanyak dua tusukan dan satu luka akibat benda tumpul di arah kepala.

Saat ini, kata Kapolres, tersangka telah diamankan dan akan dilakukan proses hukum selanjutnya. Sementara dua tersangka lainnya, masih dilakukan pengejaran dan identitas pelaku sudah diketahui.

“Saya imbau, dua pelaku lainnya untuk segera menyerahkan diri, sebab identitas pelaku sudah kami ketahui. Sementara pasal yang dipersangkakan yakni pasal 338 jo 340 KUHP, ancamannya bisa 20 tahun penjara,” tegas Kapolres.

Sementara tersangka saat di wawancarai menyesali atas perbuatannya, dirinya menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban.

“Sebelumnya aku meminta maaf karena telah melakukan pembunuhan, sekali lagi aku minta maaf,” ucap Siska.

Editor : Ivi Hamzah

Ruangan komen telah ditutup.