Oktober 15, 2019

YLKI MINTA KEPASTIAN HUKUM PADA POLRES PAGARALAM TERKAIT PENGGELAPAN MOBIL

Laporan : Roni GEMAS – PAGARALAM PihakYLKI Lahat Raya, hari ini Selasa (15/10/19) berkunjung ke Mapolres Pagaralam dan diterima langsung oleh Kapolresta Pagaralam, AKBP Dolly Gumara, SIK. Dalam pertemuan ini, Ketua YLKI Lahat Raya, Sanderson Syafe’i. ST, SH, menanyakan perihal tindak lanjut terkait Laporan konsumen atas nama Merian Jaya warga Kelurahan Curup Jare, Kota Pagaralam beberapa bulan yang lalu. Seiring dengan seringnya pelapor menghubungi pihak YLKI via telpon guna mempertanyakan

SESOSOK MAYAT DITEMUKAN WARGA GUMAY TALANG

Laporan : Roni GEMAS – LAHAT Warga sekitar Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat, hari ini Selasa (15/10/19) mendadak geger atas ditemukannya sesosok mayat seorang lelaki yang belakang diketahui belakangan bernama Marlian Bin Jaelani (45) yang tak lain merupakan seorang petani yang berdomisili di Desa Tanjung Beringin. Informasi berkembang dan data yang berhasil dihimpun redaksi Gemasriwijaya.com menyebutkan, bahwa tubuh korban Marlian ditemukan dalam keadaan terduduk kaku dengan leher

GEBYAR QASIDAH LAHAT DIBUKA LANGSUNG HARYANTO

Laporan : Man GEMAS – LAHAT Dalam rangka acara Gebyar Marawis Tahun 2019 Kabupaten Lahat, dengan mengusung tema”Mari kita gali potensi dan kreatifitas Kesenian Islam sebagai budaya kearifan lokal masyarakat, bertempat di halaman Gedung Olahraga (GOR) Lahat, Selasa (15/10). Dihadiri Wakil Bupati Lahat H. Haryanto SE, MM, MBA, Assisten, Kepala OPD, Staf Khusus, Dandim Kodim 0405 Lahat Letkol Kav Sungudi SH, Kapolres Lahat AKBP. Ferry Harahap S.I.K M.Si, Kajari Jaka

PILKADES GUNUNG MEGANG LUAR SYARAT DENGAN KECURANGAN

Laporan : Dedi S GEMAS – MUARA ENIM Calon Kepala Desa Gunung Megang Luar Periode 2019-2025 dengan nomor urut 4 Danil Azwar menyatakan keberatan atas hasil pemungutan suara yang dilaksanakan pada tanggal 26 September 2019 lalu. Dirinya menduga sarat dengan kecuarangan dan tidak profesionalnya panitia pilkades di desanya, bahkan dirinya meminta dilakukannya pemilihan ulang. “Kami menolak hasil pilkades di desa kami, karena semuanya syarat dengan kecurangan, dan tidak profesionalnya kinerja