BLT-DD DESA LUBUK TAMPANG KIKIM TIMUR KEMBALI DISERAHKAN KE MASYARAKAT

Laporan : Soni

GEMAS – LAHAT

Sebanyak 51 KK warga Desa Lubuk Tampang Kecamatan Kikim Timur Kabupaten Lahat,menerima bantuan BLT DD tahap 2 2020,paa Sabtu (27/06/2020) sekira pukul 08.30 wib di kediaman Kades Lubuk Tampang Idi Kurniawan,S.Pd.

Hadir dalam acara itu,Tripika Kikim,kades Lubuk Tampang dan perangkatnya,ketua BPD dan para anggotanya,serta para masyarakat penerima BLTDD tahap 2.

Dalam kata sambutannya Kades Lubuk Tampang Idi Kurniawan,S.pd., menghimbau kepada masyarakat para penerima bantuan BLTDD tahap ke 2 ini,agar bisa mempergunakan uang dari BLTDD senilai Rp 600.000.,/KK dengan sebaik-baiknya.

“Selaku Pemdes,kami menghimbau kepada masyarakat,agar bisa mempergunakan dana BLTDD ini dengan sebaik-baiknya, pergunakanlah untuk kepentingan yang benar-benar sangat penting,bukan untuk berfoya-foya,”himbau kades termuda di Kikim Timur ini.

Sementara dari pihak keamanan mewakili Kapolsek Kikim Timur,Ipda.Dauri juga menghimbau kepada seluruh masyarakat,agar jangan sampai terhasut informasi yang tidak benar,yang sengaja disebar oleh oknum-oknum tidak bertanggung-jawab.

“Kami menghimbau agar masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung-jawab,”himbaunya.

Ipda.Dauri pun menambahkan agar masyarakat meningkatkan ketahanan ekonomi,karena dana bantuan BLT DD ini hanya sementara,jadi masyarakat kedepannya agar kembali meningkatkan taraf ekonomi secara mandiri,jangan terlalu bergantung dengan bantuan dari Pemerintah.

Selanjutnya ia pun menghimbau masyarakat,agar supaya tetal bersinergi dalam menjaga persatuan dan kesatuan,agar tercipta kondisi yang aman dan kondusif.

“Kedepannya marilah kita bersama-sama bersinergi menjaga persatuan dan kesatuan,agar tercipta kondisi yang aman dan kondusif,sehingga timbul rasa kenyamanan didalam masyarakat kita ini,jika ada masalah jangan mudah main hakim sendiri secara emosional,marilah kita selesaikan secara musyawarah,agar tercipta keharmonisan dalam membangun desa kita ini,”pungkas Pak Dauri.

Editor : Ivi Hamzah